Oleh: Tim Humas SMK Mutual Kota Magelang

SMK Mutual — Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai SMK Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang (SMK Mutual) dalam kegiatan Kajian Spesial bertajuk “Keren di Dunia, Mulia di Akhirat”, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Ustadz Handy Bonny, ustadz muda milenial yang dikenal sebagai dai dengan gaya dakwah santai, kekinian, dan dekat dengan kehidupan anak muda. Kajian ini dibuka oleh Bapak Wasi’un, S.Pd.I., M.Pd.I. selaku kepala SMK Mutual. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan momentum kajian sebagai kesempatan untuk menambah ilmu dan mendapatkan pencerahan. “Pagi hari ini kita akan belajar banyak dengan Ustadz Handy Bonny. Kami mohon pencerahan untuk anak-anak. Pada pagi hari ini kita bersama-sama akan menuntut ilmu. Malaikat akan mencatat amalan yang kita lakukan. Semoga bermanfaat untuk kita semua”, ujarnya.Kegiatan diikuti oleh seluruh murid kelas X, XI, dan XII. Kehadiran Ustadz Handy Bonny menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta karena materi dakwah disampaikan dengan bahasa yang ringan, komunikatif, dan mudah dipahami oleh generasi muda.
Mengangkat tema “Keren di Dunia, Mulia di Akhirat”, kajian tersebut mengajak para murid untuk memahami bahwa menjadi anak muda yang keren bukan hanya tentang penampilan, popularitas, prestasi, maupun mengikuti tren. Lebih dari itu, masa muda merupakan kesempatan berharga untuk membangun karakter, mengembangkan potensi, melakukan hal-hal positif, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Di hadapan para peserta, Ustadz Handy Bonny menyampaikan pesan-pesan yang relevan dengan kehidupan remaja saat ini. Dengan gaya penyampaian yang santai dan penuh energi, ia mengajak murid untuk lebih bijak dalam menggunakan waktu serta tidak membiarkan masa muda berlalu begitu saja dengan aktivitas yang kurang bermanfaat. “Anak muda jangan sampai kehilangan skala prioritas dalam hidupnya sehingga menjadikan anak muda kurang berkualitas hidupnya”, pesannya.
Pesan tersebut menjadi penting di tengah kehidupan generasi muda yang tidak lepas dari perkembangan teknologi dan media sosial. Para murid diajak untuk mampu memilih aktivitas yang memberikan manfaat, menjaga pergaulan, memiliki tujuan hidup, serta menjadikan masa muda sebagai fase untuk berkarya dan memberikan dampak positif bagi lingkungan.
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh interaksi. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kajian dari awal hingga akhir. Sesekali suasana semakin hidup ketika Ustadz Handy Bonny menyampaikan materi dengan humor, ilustrasi kehidupan sehari-hari, dan gaya komunikasi khas anak muda.

Antusiasme para murid menunjukkan bahwa pendekatan dakwah yang relevan dengan dunia remaja mampu membuat pesan-pesan keagamaan terasa lebih dekat dan mudah diterima. Kajian pun tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang bagi para murid untuk melakukan refleksi tentang bagaimana seharusnya mereka menjalani masa muda.
Melalui kegiatan ini, SMK Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang berharap para murid dapat menjadi generasi muda yang tidak hanya “keren di dunia”, tetapi juga memiliki akhlak, karakter, dan nilai-nilai kebaikan sehingga mampu menjadi pribadi yang “mulia di akhirat”.
Kajian Spesial ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh peserta bahwa masa muda adalah kesempatan yang tidak akan terulang. Karena itu, setiap waktu yang dimiliki sebaiknya diisi dengan kegiatan yang bermanfaat, berkarya, belajar, berprestasi, dan menebarkan kebaikan. Keren bukan sekadar terlihat hebat di mata dunia, tetapi juga menjadi pribadi yang bernilai, berkarakter, dan bermanfaat bagi sesama.

